Senin, 24 November 2014

None 2

Jika esok netra ini tiada mampu menyaksikan ketenangan senja,
detik ini aku bahagia atas senja di hadapanku
Jika esok lidah ini mulai beku dan kelu,
detik ini aku bahagia sebab ku masih bisa mengeja satu nama di ujung senja
Jika esok tiada bisa ku dengar lirih, dan
 jika esok selruh inderaku mulai menua..
Di ujung peraduan snja ini, biarkan segalanya tetap ada


(Bawen, 12 september)